Kesalahan Besar Dalam Menjual Produk di Ecommerce Yang Perlu Dihindari

Kadang bisnis berjalan lancar, dan kadang Anda menghadapi hambatan. Anda membutuhkan alat yang tepat, keahlian, serta tekad untuk mencapai kesuksesan

Itu sebabnya penting untuk mempersiapkan kesuksesan dengan menghindari kesalahan besar yang pebisnis lain lakukan dalam menjalankan ecommerce.

Mulai dari salah memilih platform ecommerce hingga layanan pelanggan yang buruk, kali ini kita akan tahu lebih banyak tentang kesalahan yang harus dihindari dan bagaimana agar ecommerce Anda semakin berjaya.

Memilih platform ecommerce yang salah

Photo credit: Google

Baik ketika Anda baru memulai bisnis ecommerce atau Anda sudah punya pengalaman menjalankan toko online, platform ecommerce Anda bisa sangat menentukan kemajuan bisnis.

Platform ecommerce Anda tidak hanya menentukan bagaimana Anda menunjukkan produk dan menjualnya ke pelanggan, tapi juga berperan penting dalam bagaimana Anda menarik pengguna dan bagaimana Anda meningkatkan bisnis.

Setelah Anda punya rencana bisnis, Anda perlu pertimbangkan berbagai faktor ketika memilih platform ecommerce, seperti:

  • Produk apa yang rencananya akan Anda tawarkan
  • Bagaimana Anda merencanakan untuk meningkatkan bisnis
  • Berapa besar kontrol yang Anda inginkan terhadap website
  • Tool apa yang platform butuhkan
  • Anggaran Anda
  • Anda ingin desain template atau desain custom
  • Jenis pengalaman yang pelanggan Anda cari.

Hindari kesalahan yang memakan biaya

Photo credit: Google

Jangan sampai Anda memilih platform yang membatasi pertumbuhan bisnis, yang tidak terintegrasi dengan sistem yang ada, atau tidak menawarkan tingkat kontrol dan penyesuaian yang  Anda inginkan.

Memilih platform ecommerce yang salah bisa memicu berbagai masalah, seperti hilang pendapatan, konversi rendah, penurunan traffic, masalah keamanan, desain yang buruk, dan banyak lagi.

Kesalahan ini bisa berarti Anda harus menginvestasikan lebih banyak waktu, uang, dan energi untuk mengupdate platform Anda atau migrasi ke yang lain. Pastikan Anda meluangkan waktu untuk memilih platform ecommerce untuk bisnis online Anda.

Baca juga  Jadwal Pembayaran Vendor Dan Affiliate Periode Juni 2018

Tidak mengetahui audiens target

Photo credit: Google

Anda punya produk, Anda punya rencana bisnis, dan Anda punya website, apalagi yang Anda butuhkan? Sayangnya, hanya punya penawaran dan tempat tidak cukup untuk benar-benar sukses dalam ecommerce.

Satu kesalahan besar yang pemilik bisnis lakukan adalah tidak jelas dalam menentukan audiens target.

Anda perlu mendalami riset pasar untuk memastikan kalau:

  • Audiens benar-benar punya kebutuhan terhadap produk Anda
  • Anda tahu bagaimana mengkomunikasikan penawaran di bahasa yang bisa mereka pahami
  • Anda bisa mengembangkan strategi marketing yang membuat audiens target berada di depan.

Mendefinisikan dan memahami audiens target akan membantu Anda menciptakan pengalaman yang sejalan dengan mereka, dan menciptakan pesan brand yang menarik mereka untuk membeli lagi dan lagi.

Luangkan waktu untuk memahami pelanggan ideal Anda

Photo credit: Google

Di tiap area bisnis, Anda perlu tahu siapa pelanggan ideal Anda. Untuk menciptakan profil siapa pelanggan ini, Anda perlu lakukan riset pasar.

Riset ini biasanya melibatkan:

  • Mendengar solusi yang pernah mereka coba di masa lalu dan kenapa tidak berhasil
  • Mengetahui nilai yang penting untuk mereka
  • Mencari tahu dimana dan bagaimana mereka terlibat dengan konten online
  • Menguji jenis bahasa yang sesuai dengan mereka
  • Mengetahui masalah yang produk Anda bisa jadi solusinya untuk mereka.

Dengan informasi ini, Anda bisa lebih baik memposisikan produk Anda di depan orang yang tepat dan mengkomunikasikan kenapa produk Anda unggul dibanding kompetitor lain.

Navigasi yang rumit

Photo credit: Google

Website ecommerce harus kolaboratif antara fungsi dan desain. Anda tidak hanya ingin website terlihat bagus tapi Anda ingin mengubah pengguna menjadi pelanggan yang mau membayar.

Bila navigasi situs menggunakan istilah yang membingungkan, bila konten sulit ditemukan, atau bila fitur tertentu tidak berfungsi dengan baik, pengguna akan frustasi dan pergi.

Baca juga  Cara Memperoleh Pegawai Yang Tepat Untuk Bisnis Anda

Untuk menghindari ini, Anda perlu optimasi website agar navigasinya lancar dan pengguna bisa menikmati pengalaman menyenangkan. Ini akan membantu mereka menemukan informasi yang mereka cari dengan lebih cepat, yang berarti lebih banyak penjualan untuk Anda.

Konten website tidak SEO friendly

Photo credit: Google

Bila bisnis ecommerce mengandalkan traffic organik untuk menarik pelanggan, maka konten website perlu ditulis dengan memperhatikan pengguna maupun SEO.

Banyak bisnis membuat kesalahan dalam memperlakukan konten mereka, tidak menyadari kalau tiap konten adalah kesempatan untuk menarik lebih banyak traffic dan mengkonversi pelanggan.

Mulai dari Homepage hingga deskripsi produk, Anda perlu tawarkan konten yang sesuai dengan audiens target, dioptimasi untuk traffic mesin pencari, dan menarik pengguna untuk membeli produk Anda.

Baik Anda bekerja dengan agensi SEO atau sendiri, perhatikan konten agar SEO friendly. Ini berarti menerapkan kata kunci berkualitas tinggi untuk niche Anda, dan menulis copy yang ditujukan untuk penjualan.

Proses checkout yang rumit

Photo credit: Google

Setelah pengguna melewati tahap awal untuk proses pembelian, waktunya untuk close deal. Sayangnya, ini jadi waktu dimana banyak bisnis ecommerce mengabaikan keranjang belanja (carts).

Ini bisa terjadi karena berbagai hal, terutama proses checkout yang membingungkan.

Bila pelanggan bingung di proses checkout, mereka kemungkinan akan berhenti dan tidak melakukan pembelian.

Buat yang simpel

Photo credit: Google

Untuk meningkatkan konversi, buat proses checkout sesimpel mungkin. Jangan minta pelanggan membuat akun sebelum membeli produk. Copy pada website harus jelas, detail, dan ringkas. Ini bukan tempat untuk bermain dengan kata-kata. Jelaskan langkah yang tepat yang perlu mereka lakukan untuk melakukan pembelian. Tombol harus berukuran besar dan menarik perhatian.

Pastikan Anda tidak menggunakan istilah yang tidak sesuai. Melakukan pembelian melibatkan rasa percaya dan Anda tentu tidak ingin pelanggan mengira Anda melakukan penipuan atau semacamnya.

Baca juga  4 Situs Kerja Online yang cocok Untuk Pemula menghasilkan uang

Layanan pelanggan yang buruk

Photo credit: Google

Layanan pelanggan melibatkan banyak hal. Layanan pelanggan melibatkan bagaimana Anda merespon ke pesan pengguna melalui website. Layanan pelanggan menunjukkan bagaimana Anda merespon pertanyaan dan komentar di media sosial. Layanan pelanggan adalah tentang bagaimana Anda mengatasi keluhan pelanggan melalui telepon dan email. Layanan pelanggan adalah interaksi yang Anda lakukan dengan pelanggan yang membutuhkan perhatian dan support Anda.

Customer support yang buruk (termasuk waktu respon yang lambat, menunjukkan sikap tidak sabar, tidak menawarkan refund, dan sebagainya) adalah cara untuk membuat pelanggan pergi dan menyulitkan Anda untuk mendapat pelanggan yang baru.

Anda harus bisa diakses oleh pengguna dan pelanggan pada tiap tahap proses pembelian, mulai dari mendapat informasi, check out, serta follow up. Ini memastikan mereka tidak punya masalah atua bila ada masalah, Anda bisa mengatasinya dengan cepat dan profesional.

Bila Anda mengandalkan pesan otomatis atau membalas dengan jawaban singkat, Anda akan membuat pelanggan tidak merasa senang.

Pelanggan adalah nyawa untuk bisnis Anda. Akan lebih mudah dan lebih menguntungkan untuk mempertahankan pelanggan yang ada. Kemungkinan mereka akan mengirim lebih banyak bisnis ke Anda ketika Anda menawarkan layanan pelanggan yang mengagumkan.

Toko Online Dropshipping, ebook panduan lengkap tutorial step by step bagaimana membuat toko online dropshipping. Dengan mengikuti panduan dalam ebook ini, Anda bisa membuat toko online sendiri dengan mudah dan murah untuk mendukung bisnis online Anda.

Tinggalkan komentar

Pengin Dapat Passive Income? Download GRATIS Ebook "Rahasia Passive Income dari Produk Digital"

Bikin Sekali, Untungnya Berkali-Kali.

Dengan ini Anda akan otomatis berlangganan Newsletter dari Blog Ratakan.