Masalah Yang Akan Anda Hadapi Bila Menjadi Penjual Online

Ecommerce adalah cara tepat untuk mendapatkan uang, tapi bukan berarti jalannya akan mudah. Bisa sulit menghadapi tantangan ecommerce setiap hari. Butuh konsistensi dan kerja keras untuk bisa sukses, sayangnya banyak orang yang gagal.

Mereka gagal karena mereka tidak siap menghadapi masalah ecommerce yang muncul. Mereka gagal karena mereka tidak punya strategi untuk bersiap menghadapi tantangan dan mencegah bencana.

Menghadapi masalah ecommerce tidak bisa dihindari. Tapi gagal dalam bisnis bisa dicegah. Berikut ini masalah umum ecommerce yang dihadapi penjual online:

Mencari supplier yang bisa dipercaya

Photo credit: Google

Anda mungkin mengetahui metode riset terbaik untuk menemukan supplier dan sumber produk yang bagus yang akan mendatangkan banyak pelanggan. Menemukan supplier yang bisa dipercaya yang tidak akan mengecewakan Anda adalah masalahnya.

Pertama, pertimbangkan bisnis model apa yang Anda gunakan. Apakah Anda mencari supplier dropship? Ketahui siapa yang Anda butuhkan dan kualifikasi apa yang mereka harus miliki yang bisa membantu Anda menjadi penjual online sukses.

Kedua, Anda tidak bisa hanya membeli akses ke database supplier dan mengharap semua bisa siap dalam sehari. Lakukan riset. Bicara pada tiap supplier. Tidak ada jalan pintas bila Anda ingin membangun bisnis yang bertahan untuk jangka waktu lama.

Memilih niche produk

Photo credit: Google

Banyak pebisnis mengatakan apa yang Anda jual tidak masalah selama Anda mulai menjualnya. Ini mungkin kedengarannya nasihat bagus bagi mereka yang bingung tentang niche produk apa yang akan dijual. Bila itu Anda, Anda akan punya masalah lebih besar nantinya bila Anda belum temukan niche yang tepat.

Anda bisa uji beberapa produk. Lalu Anda bisa tahu niche mana yang paling baik dan paling menguntungkan. Menemukan niche produk adalah langkah awal dalam proses membangun bisnis.

Baca juga  8 Kebiasaan Content Creator Sukses Yang Bisa Anda Tiru

Terlalu banyak kompetisi

Photo credit: Google

Dengan ratusan ribu penjual di Amazon saja, tidak heran jika kompetisi jadi masalah terbesar dalam ecommerce. Anda bertekad mencari niche yang khusus dan platform yang tepat untuk Anda. Tapi banyak penjual lain sudah berkompetisi pada marketplace itu untuk niche tertentu yang Anda pilih dan minati. Kenyataan ini bisa melemahkan semangat.

Tapi ingat, Anda ingin menawarkan sesuatu yang orang tidak temukan di tempat lain, sesuatu yang mereka inginkan dan butuhkan saat ini.

Konversi pelanggan

Photo credit: Google

Salah satu masalah ecommerce yang tiap pemilik bisnis khawatirkan adalah tentang konversi. Bila Anda sudah meriset target market Anda, maka Anda sudah bisa mengatasi masalah ini.

Mempelajari pelanggan target sejalan dengan meriset produk yang Anda jual. Bila Anda tahu siapa mereka, apa yang mereka suka, dan dimana menemukan mereka, marketing ke mereka menjadi lebih mudah. Jangan  menembak di kegelapan, karena tembakan Anda bisa meleset.

Iklan yang gagal

Photo credit: Google

Apa Anda orang yang langsung menggunakan iklan berbayar dan akhirnya menyesal telah mengeluarkan banyak uang? Membuang uang di Facebook Ads dan pilihan PPC lain merupakan salah satu masalah ecommerce yang dihadapi penjual online.

Investasi yang tepat di iklan online sangat penting. Advertising yang gagal bisa jadi pengalaman yang berharga bila  eksperimen iklan Anda dilakukan dengan benar sejak awal. Apa Anda merasa perlu berkonsultasi atau menggunakan jasa ahli daripada melakukannya sendiri? Ini bisa membantu Anda menghindari stres.

Apapun yang Anda pilih, pastikan untuk belajar lebih banyak tentang PPC sebelum menerapkannya.

Margin lebih rendah

Photo credit: Google

Model dropship bagus sebagai permulaan, terutama bila Anda menerapkan bootstrapping. Satu masalah ecommerce yang tidak bisa dihindari yang bisa terjadi di kasus ini adalah margin yang rendah. Anda tidak punya banyak kontrol terhadap apa yang akan Anda jual tahun depan karena supply mungkin tidak tersedia.

Baca juga  Penarikan Produk Dari Marketplace

Dropship bisa membantu Anda mulai berjualan dan menjadi besar lebih cepat ketika Anda tidak punya modal besar. Tapi ini bukan solusi ajaib yang membawa keuntungan besar. Anda harus hadapi margin yang rendah dan menyesuaikan ekspektasi.

Nikmati saja kenyataan kalau Anda tidak perlu cemas tentang stok atau pengiriman produk. Fokus pada mendapat lebih banyak pesanan dan pastikan supplier Anda sesuai dengan ekspektasi pelanggan.

Feedback negatif dari  pelanggan

Photo credit: Google

Anda tidak bisa membuat semua orang senang. Akan ada beberapa pembeli yang kecewa dengan layanan pengiriman atau kualitas produk Anda. Lalu mereka tidak berhenti sampai di situ, mereka juga merusak reputasi Anda dengan menulis ulasan negatif.

Di situasi ini, Anda tidak punya kontrol apapun dan Anda tidak bisa lakukan apa-apa. Anda hanya perlu meningkatkan kualitas produk dan layanan agar Anda menerima lebih sedikit ulasan negatif.

Beberapa penjual tidak familiar dengan skill fotografi

Photo credit: Google

Gambar yang buruk bisa merugikan penjual. Sebuah fakta kalau gambar sangat penting dan Anda perlu punya visual yang jernih untuk pemotretan produk. Sebaiknya penjual mencari bantuan profesional di area ini dan mempelajari triknya.

Mempertahankan loyalitas pelanggan

Photo credit: Google

Betapapun menarik dan bagusnya website Anda, bila Anda tidak bisa membangun kepercayaan dan kesetiaan pelanggan, bisnis Anda akan mengalami masalah.

Butuh banyak usaha untuk memperoleh pelanggan baru dan mempertahankannya untuk waktu lama. Satu alasan kenapa penjual online menghadapi kesulitan membangun kepercayaan dan loyalitas dengan pelanggan adalah karena penjual dan pembeli tidak saling kenal juga tidak saling bertemu ketika transaksi. Butuh beberapa kali transaksi, waktu, dan usaha untuk membangun kepercayaan dan loyalitas pelanggan.

Waktu

Photo credit: Google

Semua masalah ecommerce di atas belum setengah dari jumlah waktu yang Anda perlu habiskan di dalam bisnis. Anda perlu habiskan hampir semua waktu Anda untuk memastikan semua berjalan dengan baik setiap hari.

Baca juga  Tips Dasar Merawat Rambut

Waktu menjadi masalah Anda selanjutnya. Apa yang harus jadi fokus? Dimana harus mengurangi? Jawabannya untuk pertanyaan ini, bila Anda ingin sukses, adalah “semuanya” dan “tidak ada.”

Solusi untuk masalah waktu adalah mendapat bantuan. Cari tool ecommerce yang bisa mengotomatisasi proses agar tidak memakan waktu Anda. Cari orang yang tepat yang bisa membantu Anda mengurangi beban kerja.

Seni Menjadi Pedagang Online, terdiri dari 11 modul video berbahasa Indonesia tentang prinsip dasar yang harus Anda ketahui dan lakukan saat menjual sesuatu secara online.

Jika Anda sampai saat ini masih frustasi kenapa kok tidak bisa menghasilkan uang dari internet sebagai pedagang online, mungkin Anda belum memiliki dan menerapkan prinsip-prinsip dasar yang ada di panduan ini.

Satu pemikiran pada “Masalah Yang Akan Anda Hadapi Bila Menjadi Penjual Online”

Tinggalkan komentar