Yang Perlu Anda Tahu Sebelum Mulai Membangun Marketplace

Marketplace bisa diterapkan pada banyak area bisnis. Dalam beberapa tahun, kita melihat banyak inovasi luar biasa dalam membangun marketplace dan menjalankannya.

Meski saat ini jadi waktu yang tepat, dan teknologi sangat mendukung, membangun marketplace yang sukses bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Ada beberapa hal yang perlu Anda pelajari dalam membangun marketplace yang sukses.

Tapi sebelum kita mulai, ada yang perlu Anda ingat, tidak ada jalan pintas untuk meluncurkan marketplace dan membuatnya sukses. Punya strategi  jadi hal yang penting, tapi Anda masih harus bersiap bekerja keras untuk membangunnya.

Membangun marketplace yang sukses tidak mudah

Photo credit: Google

Membangun marketplace yang sukses bukan perkara mudah. Muncul dengan sebuah ide dan meluncurkan website hanya baru langkah awalnya saja. Anda harus tahu bagaimana meyakinkan orang membawa stok mereka  ke marketplace Anda ketika belum ada pembeli sama sekali, dan bagaimana menarik pembeli ketika belum ada stok barang.

Anda juga perlu mengubah mindset. Ini yang terjadi pada marketplace Airbnb. Sebelum Airbnb muncul, kebanyakan orang tidak terpikir untuk menginap atau menyewa kamar di tempat orang yang tidak dikenal.

Airbnb berhasil mengubah mindset ini, tapi butuh waktu banyak dan usaha dalam membangun solusi yang sangat nyaman untuk menemukan akomodasi. Marketplace bukan kesuksesan yang dibangun dalam sehari, kebanyakan membutuhkan kesabaran untuk mencapai kesuksesan.

Apa yang ingin Anda capai?

Photo credit: Google

Sebelum Anda sibuk mengembangkan marketplace, Anda perlu luangkan waktu untuk membahas tiga hal penting, yakni kenapa, apa, dan bagaimana.

Kenapa Anda ingin membuat bisnis marketplace? Apakah karena Anda lelah bekerja di perusahaan lain? Mungkin Anda ingin menyelamatkan dunia, menghasilkan banyak uang, atau membangun bisnis sampingan yang menguntungkan. Apapun yang jadi alasannya, menentukan motivasi sebenarnya untuk menjadi pengusaha jadi langkah yang penting karena Anda akan bergantung pada motivasi ini.

Baca juga  Cara Menaikkan Omset Jualan Online

Bila rencana Anda adalah membangun bisnis kecil, akan masuk akal bila Anda fokus pada market yang lebih kecil. Tapi bila Anda punya rencana untuk target yang lebih besar, market Anda juga harus yang besar.

Langkah selanjutnya adalah menentukan apa yang akan Anda kembangkan. Apakah Anda sangat suka ide tertentu atau mencari niche yang menguntungkan? Perlu diingat, ketika membangun marketplace dibutuhkan banyak dedikasi, semakin Anda punya passion di area ini, semakin besar kemungkinan berhasilnya.

Photo credit: Google

Bagaimana Anda membangun marketplace?

Kemudian Anda perlu tahu bagaimana Anda akan membangun platform marketplace. Apakah Anda tahu cara menulis kode? Bila tidak, apa Anda punya uang untuk mempekerjakan developer? Apakah Anda punya pengalaman sebelumnya menjalankan startup? Apa  Anda punya pengalaman di pasar tertentu? Apa Anda punya co-founder atau sendirian?

Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini akan membantu Anda menentukan strategi terbaik untuk mengembangkan ide Anda. Pertimbangkan kekuatan dan kelemahan Anda, pengalaman profesional, pendidikan, serta sumber finansial. Ini semua mempengaruhi cara Anda memulai bisnis.

Kebanyakan startup yang bagus dibangun oleh team founder yang solid. Tapi bila Anda tidak punya team tapi ingin tetap mencobanya, jangan takut. Ada cara untuk mengembangkan bisnis ini meski bila Anda sendirian.

Themepedia Design Pack Solution. Themepedia adalah template power point yang dapat membantu Anda menciptakan desain berkelas “standar Eropa” dengan cepat dan mudah untuk kebutuhan toko online di marketplace maupun di media sosial. Anda bisa buat desain Banner untuk apa aja. Semua hanya dengan 3 langkah mudah.

Segera miliki Minimum Viable Product

Photo credit: Google

Meski perkembangan software relevan dengan kesuksesan marketplace Anda, tapi ini tidak cukup untuk membuatnya sukses. Kita sudah lihat banyak kasus dimana pengusaha mengeluarkan semua usaha dalam mengembangkan platform mereka, dan lalu menyadari tak ada yang tertarik menggunakannya. Marketplace semacam ini secara teknologi dibangun dengan baik tapi gagal menarik perhatian pengguna.

Baca juga  Apa yang harus dilakukan di zaman digital

Pada tahap awal, tujuan utama Anda harus mengembangkan dan meluncurkan Minimum Viable Product (MVP). Ini akan membantu Anda memvalidasi marketplace Anda tanpa mengambil risiko besar dan menginvestasikan banyak modal.

Proses belajar dimulai setelah Anda punya sesuatu yang bisa ditawarkan ke pengguna, jadi penting untuk segera melakukan ini. Produk pertama Anda harus punya fitur yang bisa jadi solusi untuk masalah besar pengguna.

Photo credit: Google

Satu hal yang perlu Anda fokuskan di awal adalah tak perlu membuat platform marketplace yang sempurna. Ada pengusaha yang sedari awal ingin mengembangkan platform seperti yang sudah sukses, yang sudah punya semua fitur, dan berfungsi di seluruh dunia  serta semua orang bisa menggunakannya. Punya visi global memang penting, tapi platform yang sekarang meraih sukses awalnya adalah Minimum Viable Products.

Misalnya, Airbnb dimulai dengan situs WordPress, dna kebanyakan fitur yang ada saat ini dibangun ketika mereka sudah terbukti punya konsep dasar yang berhasil. Anda jangan dulu berpikir tentang skala besar, cukup fokus menemukan 10 orang yang sangat suka dengan konsep Anda.

Salah satu kesalahan umum yang dibuat pengusaha adalah menghabiskan terlalu banyak waktu dan uang untuk mengembangkan platform sebelum meluncurkannya.

Menjalin kedekatan dengan pengguna

Photo credit: Google

Hal penting yang juga perlu diingat adalah pentingnya berinteraksi dengan pengguna setelah Anda memulai projek marketplace ini. Berinteraksi dengan pengguna punya nilai penting dan jadi hal mendasar dalam membangun marketplace.

Dengarkan apa yang dikatakan pengguna Anda. Dekati mereka, cari tahu apa masalah dan kebutuhan mereka.

Berinteraksi dengan pengguna bisa butuh waktu lama, tapi ini jadi langkah penting. Platform yang Anda bangun adalah bagian puzzle yang penting, tapi penggunanya dan tingkat engagement jadi hal yang sangat berarti dalam kesuksesan bisnis Anda.

Baca juga  8 Tips Memperoleh Review Bagus Dari Pelanggan

Membangun bisnis marketplace online bisa butuh waktu lebih lama dibanding model bisnis online lain. Pada beberapa kasus, bisa butuh 3 tahun atau lebih. Tapi jangan dulu menyerah, lihat saja Airbnb, yang butuh sekitar 4 tahun  untuk benar-benar terlihat hasilnya. Hal yang sama bisa terjadi pada bisnis marketplace Anda sendiri.

Di atas sudah dijelaskan apa saja yang perlu Anda ketahui sebelum Anda mulai membangun bisnis marketplace. Anda sudah tahu keuntungannya, tantangan terbesarnya, dan hal yang mungkin terjadi nantinya. Yang paling penting, Anda harus bisa menjawab pertanyaan “Bisnis apa yang Anda ingin bangun?”

Tinggalkan komentar