8 Alasan Yang Akan Mendorong Anda Memulai Bisnis di Usia Tua

Sering kali orang-orang muda yang mendapat pengakuan atas prestasi mereka. Coba saja lihat Mark Zuckerberg (Facebook), Matt Mullenweg (WordPress), dan Pete Cashmore (Mashable), mereka semua di usia 20-an, dan sudah mencapai sukses sebagai pengusaha.

Tapi usia pendiri sebuah bisnis bukan jadi faktor utama yang menentukan apakah sebuah bisnis akan sukses.

Usia lebih tua berarti kemungkinan berhasil dalam bisnis lebih tinggi

Photo credit: Google

Ada banyak juga pengusaha sukses dengan rentang usia 40 sampai 60 tahun, ini menunjukkan keberhasilan bisnis tidak langsung berhubungan dengan usia pemiliknya.

Bahkan ada argumen yang mengatakan mereka yang memulai bisnis di usia yang lebih tua punya kesempatan lebih baik untuk sukses. Penelitian menunjukkan, bila usia Anda lebih dari 55 tahun, Anda dua kali lebih mungkin mencapai pertumbuhan bisnis lebih tinggi dibanding orang dengan usia di bawah 35 tahun.

Masih belum yakin? Berikut ini beberapa alasan yang membuat Anda jadi pengusaha yang lebih baik saat ini dibanding ketika Anda masih di usia lebih muda:

Anda punya pengalaman hidup

Photo credit: Google

Manfaat paling jelas dan tidak bisa disangkal dari memulai bisnis di usia yang tidak muda adalah fakta kalau Anda punya pengalaman bertahun-tahun menjalani hidup. Anda punya tingkat kecerdasan bisnis yang tidak Anda miliki di usia 20-an.

Anda jadi lebih sabar dan bisa menjalani tiap tahapan dalam bisnis startup, meski yang tidak terlalu menarik, untuk memberi bisnis Anda kesempatan terbaik mencapai kesuksesan.

Meski Anda tidak punya pengalaman pada tiap segmen bisnis, tapi Anda punya pemahaman tentang pentingnya untuk punya perencanaan, menciptakan rencana keuangan yang solid dan melakukan riset pasar. Dan Anda tahu siapa yang bisa membantu Anda di bagian yang Anda tidak bisa lakukan sendiri.

Baca juga  Tips Sukses Mengurus Keluarga dan Pekerjaan

Anda mengenal lebih banyak orang

Photo credit: Google

Di usia yang matang, Anda kemungkinan sudah membangun networking dengan teman dan kolega. Dan karena bisnis baru sering membutuhkan koneksi, apa yang Anda miliki jadi sangat berharga.

Ada banyak ahli yang Anda kenal dan bisa mereka membagikan pengalaman atau memberi layanan untuk membantu Anda menjalankan bisnis, seperti pengacara, akuntan, marketer, perencana keuangan, agen properti, kontraktor, designer, dan penulis. Untuk membangun networking yang luas seperti ini kadang butuh waktu bertahun-tahun, jadi usia memang menjadi sebuah aset berharga di situasi seperti ini.

Dengan memiliki pengalaman di dunia bisnis, Anda juga memahami pentingnya networking dan bisa memperluas jaringan ke lebih banyak orang, ini jadi sesuatu yang Anda butuhkan untuk memulai bisnis.

Anda tahu cara menetapkan dan meraih tujuan

Photo credit: Google

Menetapkan tujuan adalah bagian tak terpisahkan dari memulai dan menjalankan bisnis.

Di usia yang lebih muda, kita tidak selalu memahami betapa pentingnya tujuan bisnis yang tepat. Pengalaman hidup membimbing Anda untuk tetap objektif ketika Anda harus memilih diantara dua pilihan untuk mencapai tujuan, jadi Anda bisa melangkah maju dengan cara yang lebih efisien, efektif, dan produktif.

Anda tahu apa yang jadi passion Anda

Photo credit: Google

Banyak pengusaha muda tidak menyadari apa yang jadi passion mereka. Ini karena mereka belum punya cukup waktu untuk mengembangkan ide tentang apa yang benar-benar mereka sukai. Passion adalah motivator paling efektif ketika membangun sebuah bisnis dan sering jadi prediksi paling kuat apakah sebuah bisnis akan mencapai kesuksesan. Tanpa passion dalam pekerjaan Anda, sangat mungkin bisnis Anda mengalami kegagalan.

Pengusaha dengan usia lebih matang tahu apa yang mereka sukai dan apa yang tidak, dan mereka bisa mencari bisnis yang sejalan dengan ini.

Panduan Menjalankan Bisnis Casing Handphone Custom. Ebook yang membongkar bagaimana caranya menjalankan bisnis casing handphone custom tanpa modal dan tanpa mikir dengan potensi keuntungan hingga puluhan juta rupiah.

Kondisi keuangan yang aman

Photo credit: Google

Memulai bisnis ketika masih muda berarti Anda mungkin berurusan dengan banyak masalah keuangan, mulai dari biaya bisnis, pengeluaran untuk anak, biaya kesehatan, asuransi, membeli kendaraan, dan sebagainya.

Baca juga  Tujuan Pelatihan Digital Marketing

Meski akan selalu ada pengeluaran, tapi semakin tua usia Anda, semakin mungkin Anda sudah memenuhi sebagian besar kebutuhan keuangan. Ini membuat Anda punya dana yang cukup untuk memulai bisnis baru.

Selain itu, punya lebih sedikit tanggung jawab keuangan membuat memulai bisnis kurang berisiko karena secara teori Anda lebih sedikit merugi bila bisnis Anda tidak berjalan dengan baik.

Anda punya banyak pilihan startup

Photo credit: Google

Ketika Anda berusia muda, Anda punya pengalaman, network, dan modal yang terbatas, jadi pilihan startup Anda sering kali terbatas juga. Biasanya startup dengan bootstrap jadi satu-satunya cara, kecuali Anda punya pendanaan yang memadai.

Tapi profesional dengan usia lebih tua, mereka punya lebih banyak pilihan. Anda bisa mulai bisnis baru dari awal, tapi ini tidak jadi pilihan satu-satunya. Anda bisa membeli franchise, meningkatkan brand yang sudah sukses dan menghasilkan keuntungan untuk Anda sendiri.

Anda bisa juga membentuk kerjasama bersama teman pengusaha dan membagi biaya, beban kerja, dan keuntungannya. Atau Anda bisa menjadi investor, menyediakan modal untuk ide bisnis orang lain. Sebagai gantinya Anda mendapat keuntungan dari bisnis ini.

Anda pernah mengalami kegagalan sebelumnya

Photo credit: Google

Kegagalan adalah bagian dari kehidupan, dan orang yang lebih tua, lebih banyak mengalami kegagalan. Meski Anda pernah mengalami kegagalan besar beberapa kali, ini punya manfaat besar karena dua hal.

Pertama, bagian paling berharga dari tiap kegagalan adalah pelajaran yang bisa Anda ambil dari proses ini.  Tiap kegagalan mengajarkan pentingnya persiapan, kerja keras, dan perencanaan. Kedua, ketakutan terhadap kegagalan mungkin jadi berkurang secara signifikan pada saat ini dibanding ketika Anda masih muda. Karena takut gagal bisa menyebabkan ketidakmampuan membuat keputusan, kurang percaya diri, dan lamban bertindak, lebih sedikit rasa takut bisa jadi alasan kuat kenapa pengusaha dengan usia lebih tua punya awal bisnis yang lebih mudah.

Baca juga  Penarikan Produk Dari Marketplace

Anda percaya diri

Photo credit: Google

Masih berkaitan dengan kegagalan yang kita bahas di atas. Selain pelajaran berharga yang kita dapat, kegagalan juga memberi satu manfaat besar, yakni meningkatkan rasa percaya diri dan memotivasi Anda untuk jadi lebih baik.

Banyak pengusaha muda punya rasa percaya diri yang tinggi, tapi ini berasal dari optimisme kalau ide bisnis mereka akan berhasil. Optimisme sangat dibutuhkan ketika memulai bisnis, tapi ketika Anda punya optimisme dan menambahkan rasa percaya diri, ini akan jadi perpaduan untuk kesuksesan dalam bisnis.

Sebagai pengusaha dengan usia lebih tua, Anda punya pengalaman, baik dalam memperoleh keberhasilan maupun kegagalan, dan punya rasa percaya diri yang membantu Anda menghadapi tantangan bisnis.

Jadi bila Anda semakin tua dan merasa kesempatan berbisnis Anda telah memudar,  coba pikirkan lagi. Sekarang mungkin jadi waktu yang tepat untuk Anda memulai sebuah bisnis.

Tinggalkan komentar