Kesalahan Yang Dilakukan Pemula dalam Menggunakan WordPress

Membangun website menggunakan WordPress jadi hal yang seru, tapi bisa juga menimbulkan kekhawatiran karena ada beberapa hal yang perlu diketahui sebelum memulainya.

Meski platform dan tema sudah tersedia untuk membantu Anda membangun website yang menarik, ada beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemula dalam menggunakan WordPress.

Bila Anda tidak mau mengalami hal yang sama, ada baiknya mengetahui apa saja kesalahan yang pemula lakukan agar Anda bisa menghindarinya. Dengan mengetahui apa yang perlu Anda lakukan dan mana yang tidak, Anda bisa menghemat waktu selama proses membangun website.

Kesalahan yang sering dilakukan pemula ketika menggunakan WordPress

Photo credit: Google

Anda akan melewati tahap trial and error ketika membuat tema terlihat dan berfungsi seperti yang Anda inginkan. Tapi, Anda bisa hindari trial and error ini dengan melihat kesalahan umum yang dilakukan pemula dalam menggunakan WordPress berikut ini:

Tidak secara teratur mem-back up website

Photo credit: Google

Back up website secara teratur sangat penting, terutama bila website terkena hack dan data hilang. Banyak pemula di WordPress menyadari perlunya backup setelah mereka mengalami kehilangan data.

Ada beberapa pilihan backup berbayar yang tersedia, tapi plugin gratis “WordPress Backup to Dropbox” bisa membantu Anda bila data hilang karena alasan tertentu.

Bila Anda ingin mengamankan website dari kehilangan data akibat hacker, Anda bisa pilih autentikasi dua langkah. Fitur keamanan ini melindungi admin panel dari orang yang punya niat buruk terhadap website Anda.

Menginstal plugin yang tidak perlu dan tidak membuangnya

Photo credit: Google

Mungkin Anda berpikir, “Saya tidak tahu apakah plugin berfungsi atau tidak kalau saya tidak menginstalnya.” Sebenarnya ada banyak plugin rusak di luar sana. Anda biasanya bisa tahu dari rating bintangnya. Tapi plugin yang pernah berhasil bisa tidak berhasil lagi dan Anda tidak tahu sebelum mencobanya.

Baca juga  Cara menggunakan WhatsApp untuk Bisnis

Anda bisa Google nama plugin untuk tahu website developer-nya dan memperoleh info tentang status plugin. Jadi Anda tidak perlu menginstal dan mengaktifkannya, yang kemudian mungkin harus dinon-aktifkan dan dibuang.

Bila Anda harus mencoba banyak plugin, baik karena tidak berfungsi seperti yang Anda mau atau karena Anda ingin yang berbeda, pastikan Anda menonaktifkan dan menghapus plugin yang tidak digunakan.

Bila ada terlalu banyak plugin aktif yang tidak digunakan, ini bisa memperlambat website.  Lagi pula, pengunjung tidak suka bila website Anda lambat. Bila terlalu lambat, mereka akan pergi sebelum website tampil sepenuhnya.

ProfitZilla adalah software riset kata kunci SEO dan Adwords yang akan sangat membantu semua pebisnis online di Indonesia.

Menggunakan platform yang tidak tepat

Photo credit: Google

Ketika menggunakan WordPress untuk membangun kehadiran web, ada dua platform yang bisa Anda pilih. Anda bisa gunakan WordPress.org atau Anda bisa gunakan self-hosted. Ada banyak perusahaan yang membantu Anda menggunakan WordPress self-hosted.

Memilih yang tepat bergantung pada kebutuhan, jadi pastikan Anda membandingkan keduanya. WordPress.org bisa tepat untuk mereka yang hanya ingin blog, tapi tidak menawarkan keamanan seperti pada self hosting.

Tidak memanfaatkan Google Analytics dan Stat Checks

Photo credit: Google

Google Analytics akan jadi teman dekat Anda ketika menjalankan website WordPress. Anda tahu tentang traffic situs dan bagaimana pengguna berinteraksi dengan konten Anda. Bila pengguna tidak berinteraksi dengan konten seperti yang Anda mau, Google Analytics akan memberitahu apa yang Anda perlu diganti agar Anda bisa meningkatkan performa website.

Anda juga tidak perlu berlebihan memeriksa status website. Meski dengan update status real time, hasilnya tidak 100 persen akurat. Selain itu, alasan utama tidak melakukan ini adalah agar Anda tidak merasa panik setelah mengecek status situs.

Baca juga  Fitur Baru Website Ratakan

Akan butuh waktu bagi website baru untuk menerima traffic, bergantung sebaik apa Anda memasarkan situs dan jumlah kompetisi yang Anda hadapi. Periksa status situs secara periodik agar Anda tidak merasa terpuruk bila statusnya tidak seperti yang Anda inginkan.

Tidak memilih tema yang responsif

Photo credit: Google

Desain web yang responsif adalah segalanya karena ini berarti display website Anda baik di semua layar gadget.

Untuk bisa unggul dalam responsivitas web, Anda membutuhkan tema WordPress yang responsif.

Dengan tema WordPress yang  responsif, orang yang menggunakan handphone atau tablet bisa mudah  menikmati website Anda. Anda bisa gunakan software seperti TemplateToaster untuk mendesain tema yang responsif untuk situs WordPress Anda.

Bila sebuah tema tidak responsif, pengguna yang menggunakan handphone atau tablet akan menganggap website Anda tidak terlihat menarik. Mereka mungkin harus zoom out atau berpindah-pindah di situs untuk menemukan navigasinya.

Yang Anda inginkan adalah pengunjung datang dengan berbagai perangkat, dan menemukan dengan tepat apa yang mereka cari secepat mungkin.

Mengabaikan SEO

Photo credit: Google

Search Engine Optimization (SEO) adalah segalanya ketika Anda ingin memastikan situs terlihat di audiens target. Semuanya mulai dari menggunakan kata kunci yang tepat dan bagaimana Anda menggunakan kata kunci untuk coding tertentu bisa punya pengaruh pada bagaimana peringkat website Anda.

Tema yang bagus terdiri dari elemen SEO, tapi Anda bisa mengontrol optimasi konten Anda.

Salah satu plugin yang sangat bermanfaat untuk SEO adalah Yoast SEO. Ketika Anda menginstal plugin ini, ada sebuah formulir di bagian bawah pada tiap halaman postingan. Anda bisa isi formulir ini dengan kata kunci fokus dan Anda akan diberitahu apakah Anda menggunakannya dengan benar. Ini jadi tool yang tepat untuk Anda dan siapa saja yang menulis untuk website Anda.

Baca juga  Tips Menggunakan Hashtag di Media Sosial

Anda bisa juga mengedit snippet yang muncul di bawah nama website pada Google Search Engine Results Page(SERP).

Bila Anda membutuhkan XML sitemap, yang sangat penting untuk mesin pencarian agar bisa memetakan situs Anda, Yoast SEO memungkinkan Anda melakukannya juga. Yoast jadi tool SEO yang penting yang membantu website Anda sukses.

Mengabaikan optimasi gambar

Photo credit: Google

Salah satu kesalahan yang sering dilakukan adalah lupa untuk mengoptimasi gambar ketika menerbitkan artikel. Pemula biasanya tidak terlalu peduli tentang hal ini. Bila Anda ingin WordPress Anda loading lebih cepat, maka optimasi gambar harus jadi prioritas Anda.

Penggunaan gambar HD bisa punya efek besar pada kecepatan situs. Selain itu, optimasi gambar bisa meningkatkan performa keseluruhan dari situs Anda. Jadi jangan lupa untuk optimasi gambar sebelum meng-uploadnya di situs WordPress Anda.

Kategori dan tag yang rumit

Photo credit: Google

Salah satu fitur WordPress adalah kemampuan untuk mengelompokkan konten dengan tag. Manfaatkan ini. Kebanyakan orang menciptakan terlalu banyak kategori dan tag, karena mereka mengira ini akan mempermudah pengguna, tapi ternyata tidak demikian. Sebaliknya, ini bisa berdampak negatif pada situs Anda.

Terlalu banyak kategori yang kompleks tidak hanya membuat situs sulit dinavigasi, tapi juga membuat pengguna meninggalkan website dan mempengaruhi mulai dari SEO hingga waktu loading situs Anda. Jadi, coba batasi tag dan kategori untuk mempertahankan pengunjung di website Anda.

Sekarang Anda tahu beberapa kesalahan umum yang dilakukan pemula di WordPress. Anda bisa menghindarinya. Ingat, tingkat skill Anda tidak perlu membuat Anda terpuruk. Ketika Anda belajar, Anda akan jadi lebih baik dan tiap situs yang Anda bangun akan lebih baik dibanding yang sebelumnya. Meski ketika kesalahan terjadi, pengalaman ini akan jadi guru yang terbaik.

Tinggalkan komentar