Pentingnya Pembukuan Keuangan Untuk Bisnis Berskala Kecil

Bookkeeping atau pembukuan keuangan mencakup pencatatan transaksi keuangan sebuah perusahaan yang dilakukan setiap hari. Dengan pembukuan yang baik, perusahan bisa melacak semua informasi yang dibutuhkan untuk operasional, investasi, dan keputusan keuangan.

Ahli pembukuan adalah orang yang mengatur semua data keuangan perusahaan. Tanpa ahli pembukuan, perusahan tidak tahu posisi keuangan mereka serta transaksi yang terjadi di dalam perusahaan.

Pembukuan yang akurat penting untuk pengguna eksternal, yang mencakup investor, institusi finansial, atau perusahaan yang membutuhkan informasi untuk keputusan investasi atau keputusan peminjaman dana. Intinya, seluruh perusahaan mengandalkan pembukuan yang akurat baik untuk penggunaan secara internal maupun eksternal.

Pentingnya pembukuan keuangan perusahaan

Photo credit: Google

Pembukuan yang bagus memberi kesempatan untuk pengukuran performa perusahaan dengan tepat. Pembukuan yang baik juga menyediakan informasi yang dibutuhkan dalam membuat keputusan yang strategis. Singkat kata, setelah bisnis berjalan, meluangkan waktu dan tenaga serta uang untuk membuat pembukuan yang baik menjadi hal yang sangat penting.

Banyak perusahaan kecil tidak mempekerjakan akuntan full time karena biaya yang biasanya tinggi. Biasanya perusahaan kecil mempekerjakan ahli pembukuan atau mengalih-dayakan pekerjakan ke firma profesional. Satu hal penting yang perlu diingat, banyak orang yang ingin memulai bisnis kadang meremehkan hal penting seperti membuat catatan untuk tiap uang yang dikeluarkan.

Kenapa bisnis saya membutuhkan pembukuan?

Photo credit: Google

Sebagai seorang pebisnis, Anda perlu menyadari kalau pembukuan keuangan punya peran dalam kesuksesan bisnis. Itu sebabnya ketika orang bertanya, apakah bisnis saya membutuhkan pembukuan keuangan? Jawabannya adalah ya. Berikut ini beberapa hal yang membuat pembukuan keuangan penting untuk bisnis Anda:

Agar Anda tidak bermasalah dengan pajak

Photo credit: Google

Sebagai pebisnis, membayar pajak adalah sebuah keharusan. Dan sebagai pemilik bisnis, Anda tidak bisa memenuhi tanggung jawab pajak tanpa pembukuan keuangan yang akurat.

Baca juga  4 Situs Kerja Online yang cocok Untuk Pemula menghasilkan uang

Catatan berupa tulisan tangan atau tanda terima tidak cukup. Anda harus punya laporan yang menjelaskan aliran dana dan waktu pajak perusahaan Anda, dan pembukuan adalah alat untuk memungkinkan hal ini.

Agar tahu kalau perusahaan Anda menghasilkan profit

Photo credit: Google

Selain passion, profit jadi salah satu alasan utama Anda menjadi pebisnis. Tapi tanpa pembukuan, akan sangat sulit untuk tahu pasti apakah bisnis Anda menghasilkan keuntungan.

Meski rekening tabungan Anda saat ini terisi, tidak berarti perusahaan akan menunjukkan keuntungan di akhir tahun.

Sebaliknya, membuat pembukuan yang akurat membantu Anda melihat dengan jelas dana masuk dan keluar. Dan ini memberitahu Anda apakah bisnis menghasilkan profit.

Untuk mendapat pembiayaan

Photo credit: Google

Bila bisnis Anda terus tumbuh dan membutuhkan pendanaan untuk membantu ekspansi bisnis, itu bagus.  Tapi saat Anda ke bank, Anda perlu bukti kalau Anda menjalankan bisnis yang sukses.

Pembukuan yang akurat menjadi bukti. Ketika Anda melakukan pembukuan yang benar, Anda bisa dengan mudah membuat laporan, seperti laporan keuangan dan neraca keuangan, yang penting untuk membantu Anda mendapat pendanaan. Intinya, tidak ada pembukuan berarti tidak ada pinjaman.

Memastikan kesehatan keuangan perusahaan

Photo credit: Google

Bila Anda tidak punya data akurat tentang pemasukan dan pengeluaran perusahaan, bagaimana Anda tahu kalau perusahaan menghasilkan uang? Memonitor uang yang masuk dan keluar membantu Anda membuat keputusan dengan lebih baik, sebelum terlambat.

Tips pembukuan keuangan untuk bisnis kecil

Photo credit: Google

Pembukuan mungkin tidak jadi tugas favorit Anda, kecuali Anda seorang akuntan atau gemar bekerja dengan angka, tapi mengadopsi kebiasaan bagus sejak awal dalam hal pembukuan membantu Anda menghindari kesalahan yang akan memakan biaya.

Anda mungkin punya banyak detail keuangan bisnis seperti supplier yang Anda perlu bayar, pelanggan mana yang sangat bagus, dan sebagainya.

Baca juga  10 Kesalahan Umum Dalam Beriklan Yang Perlu Anda Hindari

Anda tidak belajar software baru, berarti tidak ada bahaya bila terjadi kerusakan sistem di semua data, dan Anda bisa merekayasa budget sesering yang Anda butuhkan.

Tapi ketika Anda tidak punya sistem dan proses, kejutan tak menyenangkan bisa terjadi. Tujuan bisnis dan dokumen penting jadi terlupakan. Lebih baik mengurus keuangan untuk membantu Anda menentukan dan mencapai tujuan jangka panjang, memudahkan aliran dana yang naik-turun dan bahkan meningkatkan keuangan. Pembukuan juga membantu Anda menghindari masalah.

Berikut ini beberapa tips untuk pembukuan keuangan untuk bisnis berskala kecil:

Rencanakan pengeluaran besar

Photo credit: Google

Anda harus jujur tentang pengeluaran yang bisa muncul di 1 sampai 5 tahun ke depan. Apakah Anda perlu meng-upgrade fasilitas? Apakah perlengkapan kantor butuh perbaikan?

Penting untuk menyadari kalau bisnis mengalami naik-turun, dan bagaimana ini akan mempengaruhi kemampuan Anda untuk menggunakan uang selama waktu itu.

Dengan memastikan Anda telah memperkirakan upgrade besar, atau biayanya, Anda bisa hindari mengambil uang perusahaan dalam jumlah banyak dan mengalami defisit.

Lacak pengeluaran Anda

Photo credit: Google

Pengeluaran bisa sulit dilacak. Anda membutuhkan tool yang memastikan semua pengeluaran tercatat.

Untuk membantu menyiapkan audit, ada baiknya Anda membuat catatan di kalender tentang klien yang Anda temui tiap jam makan siang atau saat event. Ini membantu Anda mencatat pengeluaran.

Begitu juga ketika berkendara jauh untuk meeting, pastikan Anda menghitung berapa lama Anda bepergian dan berapa biayanya.

Catat deposit dengan benar

Photo credit: Google

Baik menggunakan pulpen dan buku catatan, spreadsheet di Excel, atau software keuangan, pastikan Anda mencatat apa yang jadi deposit di rekening bank Anda.

Anda kemungkinan memiliki banyak deposit di rekening sepanjang tahun, mulai dari pinjaman, pendapatan penjualan, hingga pemasukan tunai dari tabungan personal. Bila Anda tidak tahu dari mana tiap deposit berasal, Anda bisa saja membayar pajak untuk uang yang bukan income Anda.

Baca juga  Yang Perlu Anda Tahu Tentang Pembukuan dan Akunting

Sisihkan uang untuk membayar pajak

Photo credit: Google

Anda sadar Anda perlu membayar pajak dan Anda tahu kapan waktunya. Jadi secara sistematis sisihkan uang untuk membayarnya. Pajak yang tidak dibayar bisa mengakibatkan denda dan bunga, jadi pastikan uang siap ketika dibutuhkan.

Dengan menyisihkan uang tiap bulan, atau tiap kontrak dibayar, akan mengurangi  beban ketika waktunya untuk membayar pajak.

Awasi invoice Anda

Photo credit: Google

Tagihan yang terlambat atau tidak dibayar bisa mempengaruhi aliran dana Anda. Minta seseorang mengurus tagihan Anda. Lalu terapkan proses bila tagihan tidak dibayar. Caranya bisa dengan mengeluarkan invoice kedua, menelepon, dan memberi denda berupa uang tambahan di deadline tertentu.

Buat rencana bila klien terlambat 30, 50, atau 90 hari. Ingat, tiap pembayaran yang terlambat adalah pinjaman tanpa bunga yang bisa mempengaruhi aliran dana Anda.

Anda membutuhkan jasa akuntan dan ahli pembukuan?

Photo credit: Google

Jika Anda membutuhkan jasa akuntansi dan pembukuan di wilayah Jogja dan sekitarnya, Jasa Akuntansi Publik di Yogyakarta jadi solusinya.

Kami membantu Anda menyusun laporan keuangan dengan akurat. Kami membantu Anda  mengetahui kondisi dan posisi keuangan usaha Anda. Segera gunakan jasa akuntansi dan pembukuan kami.

Tinggalkan komentar

Pengin Dapat Passive Income? Download GRATIS Ebook "Rahasia Passive Income dari Produk Digital"

Bikin Sekali, Untungnya Berkali-Kali.

Dengan ini Anda akan otomatis berlangganan Newsletter dari Blog Ratakan.