Tips Yang Perlu Anda Tahu Tentang Privasi Internet

Kebanyakan orang punya kebiasaan menggunakan password yang sama untuk semua media sosial atau email. Alasan memilih password yang sama adalah agar lebih mudah diingat untuk semua akun penting.

Tapi kekurangan dari menggunakan password yang sama adalah bila salah satu situs mengalami masalah, hacker bisa dengan mudah menemukan password untuk semua akun Anda.

Kenapa perlu melindungi privasi internet Anda?

Photo credit: Google

Ketika surfing internet, kita membawa diri ke risiko tak terlihat. Beberapa risiko privasi internet ada di media sosial. Remaja menghadapi kemungkinan cyberbullying tiap kali mereka online.

Bullying bisa dalam bentuk postingan tidak menyenangkan atau pesan chat di media sosial.

Selain itu, kita khawatir orang lain menerbitkan video atau gambar kita yang pribadi. Ini jadi alat hacker memeras korban. Bahaya lain bersifat finansial. Hacker mencuri informasi kartu kredit kita. Bahkan mencuri identitas kita.

Tips privasi internet

Berikut ini tips yang perlu Anda tahu tentang privasi internet:

Kenali jenis penipuan

Photo credit: Google

Anda mungkin sudah merasa paham dengan penipuan online. Pasti Anda tidak akan mengirimkan uang ke pangeran dari Zimbabwe yang menghubungi Anda lewat email. Anda juga tidak percaya email yang memberitahu Anda memenangkan hadiah jutaan dolar.

Tapi penipu juga paham teknologi. Penipuan dalam bentuk phishing bisa tidak diketahui. Mereka mengambil  data Anda setelah Anda memberi informasi pada halaman login yang salah. Halaman ini terlihat seperti biasanya, yang Anda sudah punya akun di dalamnya.

Lindungi informasi Anda dengan mengetahui metode yang hacker gunakan untuk memperdayai korban.

Selalu ingat untuk log out

Photo credit: Google

Log out dari media sosial setelah menggunakannya seperti mengunci pintu depan ketika Anda meninggalkan rumah. Ini langkah yang cepat, simpel, dan mencegah penyelinap yang tidak diinginkan memperoleh akses ke data personal Anda.

Baca juga  Pencapaian Ratakan 2014

Beberapa orang merasa cukup aman dengan menutup tampilan jendela dimana Anda log in untuk mencegah orang lain mengakses akun Anda. Sebenarnya Anda masih bisa sign in ke akun di perangkat ini, sehingga Anda rentan dilacak.

Cara satu-satunya untuk memastikan privasi internet adalah log out ketika Anda selesai menggunakan layanan online, terutama bila Anda di jaringan publik.

Jangan akses akun pribadi di jaringan atau perangkat publik

Photo credit: Google

Coba pikirkan, yang paling baik adalah tidak log in ke media sosial ketiak Anda jaringan publik. Banyak jaringan ini membuat data Anda terkirim ke pihak ketiga, dan password Anda bisa dicuri atau terkena malware serta iklan ke perangkat Anda.

Cara terbaik untuk melindungi Anda dari risiko ini adalah menghindari mengakses media sosial melalui koneksi publik atau perangkat orang lain.

Gunakan VPN

Menghubungkan perangkat Anda ke VPN berarti mengarahkan semua traffic perangkat melalui saluran yang aman. Ini berarti penyedia layanan internet atau pihak lain yang mencoba menyelinap ke traffic perangkat hanya melihat hal tak bermanfaat.

Selain itu, penggunaan VPN memungkinkan Anda mengakses konten yang diblokir di area tertentu dan bahkan membantu Anda menghemat uang ketika berbelanja.

Ketika Anda terhubung dengan VPN, pihak ketiga hanya melihat alamat IP jaringan yang terhubung dengan Anda, bukan alamat IP sebenarnya. Penggunaan VPN harus jadi prosedur standar untuk semua bentuk penggunaan internet, baik publik maupun tidak.

Waspadai layanan yang meminta data Anda

Photo credit: Google

Sangat wajar bagi perusahaan untuk meminta alamat email atau data personal untuk membuka konten tertentu atau untuk mengikuti kontes. Di awal, memberikan alamat email mungkin tidak jadi masalah besar.

Baca juga  Daftar Hobi Untuk Mengatasi Stres

Sebenarnya, marketer mengumpulkan informasi untuk tujuan marketing langsung. Tapi yang lebih buruk, mereka sering menjualnya ke perusahaan lain untuk mendapat keuntungan.

Ketika berhadapan dengan situasi ini di masa mendatang, ingat untuk bertanya lebih dulu pada diri sendiri: Seberapa penting konten sehingga saya perlu memberikan alamat email saya? Seberapa besar kemungkinan saya bisa memenangkan hadiah? Kemungkinan Anda tidak akan memenangkan apapun, tapi marketer bisa memperoleh lead baru. Bila perlu gunakan alamat email samaran.

Hati-hati ketika membagikan lokasi

Photo credit: Google

Akui saja, kita suka membagikan lokasi online, seperti Facebook check in. Anda menikmati hidangan di restoran lalu membagikannya di instagram lengkap dengan lokasi restoran.

Memang menyenangkan melakukan check in dan merekam dimana Anda pernah berada. Tapi ini membuat sangat mudah bagi pihak ketiga melacak lokasi Anda, dan bisa berpotensi memicu bahaya fisik.

Jangan berinteraksi dengan email mencurigakan

Photo credit: Google

Meski Anda tidak bertukar email untuk konten atau hadiah online, Anda tetap menerima email mencurigakan atau spam. Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah menghapus email ini.

Bagaimana cara Mudah Menghasilkan Uang dari Internet Meski Anda Gaptek?

Dengan membuka email atau mengklik link di dalamnya, Anda kemungkinan mengundang serangan berbahaya di perangkat dan privasi Anda.

Juga, jangan pernah menjawab email mencurigakan. Anda mungkin ingin menjawab dan meminta untuk tidak dikirimi email serupa lagi, tapi bukan hanya ini tidak berhasil, Anda juga memberitahu spammer kalau alamat email Anda benar-benar aktif, kemungkinan mengundang lebih banyak pesan tidak berguna atau berbahaya.

Menjawab spam mengindikasikan kalau Anda merasa email ini bermanfaat, sehingga lebih email yang Anda terima tidak akan dianggap spam. Pendek kata, abaikan dan hapus email di folder spam, dan klik “laporkan” email spam yang tidak teridentifikasi.

Baca juga  Fitur Baru Pembayaran di Website Ratakan – Metode Auto Aktivasi

Gunakan password yang kuat

Photo credit: Google

Hingga saat ini, masih ada yang menggunakan “QWERTY” atau “123456” sebagai password akun. Ketika penjahat cyber semakin cerdas dan menggunakan metode yang lebih canggih, setidaknya yang bisa Anda lakukan adalah menggunakan password yang kuat.

Untuk pemula, jangan sertakan data personal apapun di password tapi gunakan campuran angka dan huruf serta karakter spesial. Anda bisa gunakan two factor authentication dan password manager.

Pengaturan cookies

Photo credit: Google

Website menggunakan cookies untuk membangun ID virtual untuk Anda. Ini membuat perusahaan melacak gerakan dan perilaku Anda di website dan memberi Anda iklan tertarget, yang didesain untuk memberi keuntungan untuk mereka. Untuk mengatasinya, Anda bisa gunakan web browser privat.

Browsing tanpa nama

Anda perlu alat untuk bisa menggunakan website tanpa nama. Untuk browser dengan privasi tinggi, coba Tor. Ingat, jangan buka link pendek kecuali Anda menggunakan browser privat seperti Tor.

Baca artikel lainnya tentang tips menggunakan LinkedIn untuk marketing.

Hati-hati dengan yang Anda bagikan online

Photo credit: Google

Ingat, Anda yang mengontrol informasi apa yang Anda bagikan online. Bila Anda tidak membagikannya, mereka tidak akan menerimanya. Karenanya:

  • Jangan berikan alamat email untuk giveaway online atau website yang mungkin melakukan marketing mencurigakan
  • Jangan bagikan data personal di jaringan publik atau yang tidak aman
  • Meski bila Anda di perangkat atau jaringan yang aman, ingat kalau apapun yang Anda bagikan online secara efektif menjadi permanen. Dan bisa dibagikan atau dimanipulasi tanpa sepengetahuan Anda.

Tinggalkan komentar